4 Feb 2013

Redha Seorang Hamba-II

(5) Tahan Terhadap Ujian Penderitaan.

"Dan Kami tidak mengutus rasul2 sebelummu, melainkan mereka memakan makanan
dan berjalan di pasar2. Dan Kami jadikan sebahagian kamu cubaan bagi yang lain.
Sanggupkah kamu bersabar dan Tuhanmu Maha Melihat".
(Al-Furqan:20)

"Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya perbuatan yang demikian
itu termasuk hal2 yang diutamakan".
(Asy-Syura:43)

"Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang.
ALLAH menyukai orang2 yang berbuat kebajikan".
(Ali-Imran:134)


Dari Abdullah Bin Masud r.a:
Seolah2 aku melihat Rasulullah sedang bercerita tentang seorang Nabi di antara Nabi2 ALLAH,
yang kaumnya memukulnya sampai mengalir darah, kemudian ia mengusap darahnya ke mukanya dan berkata: Ya ALLAH ! Ampunilah kaumku kerana mereka tidak tahu.

Dari Muazd Bin Anas r.a, Nabi bersabda:
Barangsiapa yang sedang marah sangat2 kemudian ia mampu menahanya, ALLAH di atas 
segenap penciptaanNya memanggilnya pada hari kiamat dan ia di persilakan
untuk memilih bidadari2 syurga yang ada, dan sekehendaknya.\

Abu Hurairah dari Nabi:
Bukanlah yang dikatakan kuat itu adalah dalam bergaduh, akan tetapi yang kuat itu adalah yang mampu mengendalikan nafsunya ketika dia marah.



(6)  Pandai Bersyukur.

"Kerana itu, ingatlah kamu kepadaKu nescaya Aku ingat pula kepadaMu, dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu meningkari nikmatKu"

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kamu akan menambah nikmat kepadamu".

Dari Ibnu Abbas, daripada Nabi:
Orang pertama yang akan dipanggil untuk masuk syurga adalah orang2 yang sentiasa memanjatkan puji syukur kepada ALLAH, tepatlah iaitu orang2 yang sentiasa memuji ALLAH dalam keadaan lapang dan dalam keadaan sempit.

Dari Utbah Bin Abd r.a, dari Nabi:
Kalaulah seseorang bersujud semenjak hari dimana ia dilahirkan sampai datng kematiannya dalam keredhaan ALLAH, nescaya ia merendahkan dirinya pada hari kiamat.

Dari Nabi, ia berkata:
Tidaklah ALLAH memberi nikmat atas seorang hamba, baik kecil mahupun besar,
kemudian ia berkata: Segala puji bagi ALLAH. Terkecuali ia telah memberi lebih dari apa yang ia terima.

Rasulullah bersabda:
Sesungguhnya sebaik-baiknya hamba ALLAH adalah orang yang suka memnajatkan puji dan syukuer kepada ALLAH.


Abdullah Al-Manufy berkata:

Aku sangat mengharap mampu menyingkap ,
kenikmatan-kenikmatan sehingga aku bisa mensyukurinya,
Dan Engkau membekaliku dalam memahami hakikat segala urusan,
Nescaya aku akan benar-benar bersyukur terhadap apa yang Engkau hidupkan,
Sekalian aku sendiri mati Sehingga akan benar-benar bersyukur kepadaMu dengan sesuatu
Yang Paling Agung, didalam kuburNya.


Assalamualaikum,

Selama Malam.
Moga Bermanfaat. 
Walaupun Sedikit.
Maafkan kalau ada kesalahan dan berikanlah kemaafan. :D
Jumpe lagi, jikalau masih panjang umur.
MH.

Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.




No comments: